suarasukabumi.net - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, terutama di wilayah pedesaan dan jalur strategis antarkawasan. Sejumlah kegiatan pengaspalan dan rehabilitasi jalan dilaksanakan untuk menunjang konektivitas serta kenyamanan masyarakat.

Salah satu kegiatan terbaru adalah pekerjaan pengaspalan yang dilakukan oleh UPTD PU Wilayah II Cibadak di ruas Jalan Pajagan–Cikiray, tepatnya di Desa Cikiray, Kecamatan Cikidang. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (4/6/2025) dan mencakup segmen STA 1+725 hingga STA 2+000 sepanjang 275 meter. Pekerjaan menggunakan konstruksi latasir kelas A (Stone Screening A/SS-A).

“Peningkatan ruas jalan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperbaiki akses jalan di wilayah pedesaan. Dengan perkerasan latasir kelas A, diharapkan ketahanan dan kenyamanan jalur ini dapat meningkat signifikan,” ujar Heri Hermawan, Kepala UPTD PU Wilayah II Cibadak.

Selain itu, rehabilitasi juga dilakukan di ruas Jalan Sinagar–Pawenang, Kecamatan Nagrak. Masih ditangani oleh UPTD PU Wilayah II Cibadak, perbaikan ini mencakup segmen STA 3+000 hingga STA 3+275 dengan lebar 3 meter. Konstruksi yang digunakan pun sama, yakni latasir kelas A (SS-A).

“Rehabilitasi ini bagian dari upaya pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan, khususnya untuk ruas strategis yang menghubungkan antarwilayah,” tambah Heri Hermawan.

Proyek ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp 93 juta. Pelaksana proyek adalah CV. Cibatu Kontraktor dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama 30 hari kalender.

Edi Mulyadi, Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu, yang juga turut memantau proyek tersebut menyatakan bahwa pelaksanaan pekerjaan ini akan mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu.

“Karena itu, pengerjaan dilakukan dengan mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu,” tegasnya.

Dengan dilaksanakannya berbagai peningkatan infrastruktur jalan ini, pemerintah berharap masyarakat, terutama yang tinggal di Desa Cikiray dan wilayah lainnya yang terdampak langsung, dapat segera merasakan manfaat nyata berupa peningkatan aksesibilitas, kelancaran mobilitas, dan peluang ekonomi lokal yang lebih baik.

Tim.