suarasukabumi.net–SUKABUMI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai proyek rekonstruksi ruas Jalan Cijaksa–Mataram di Kecamatan Jampangkulon. Pekerjaan tersebut telah dimulai sejak 4 Juni 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 75 hari kalender.


Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan proyek rekonstruksi jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas infrastruktur dasar guna mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di wilayah selatan Sukabumi.


"Proyek ini diharapkan memperbaiki akses warga dan meningkatkan kualitas jalan di wilayah Jampangkulon," ujar Uus, Rabu (17/6/2026).


Ia menjelaskan, proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar **Rp536.124.287,10**.


Menurut Uus, ruas Jalan Cijaksa–Mataram memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari. Selain menunjang mobilitas warga, jalan tersebut juga menjadi akses penting bagi distribusi hasil pertanian serta kegiatan ekonomi lainnya.


Dengan dilaksanakannya rekonstruksi, kondisi jalan diharapkan menjadi lebih baik sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan sekaligus memperlancar arus transportasi di kawasan Jampangkulon.


Pekerjaan rekonstruksi dilaksanakan oleh **CV HRZ Multi Utama** berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor **000.3.3/05/SPMK/PRJ.14/DPU/2026**. Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, Dinas PU juga telah memasang papan informasi proyek di lokasi pekerjaan yang memuat rincian kegiatan, sumber pendanaan, nilai kontrak, pelaksana, serta jadwal pelaksanaan.


Sementara itu, masyarakat sekitar menyambut positif dimulainya rekonstruksi jalan tersebut. Warga berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan, terutama dalam memperlancar aktivitas harian dan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian maupun kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah Jampangkulon.

Tim.